Skip navigation

Jadi, akhirnya berhasil untuk ga bersikap sedih sampe pesawatnya membawa ke pulau sebelah. Jadi, pisahan itu selalu membuat terharu. Jadi, hari ini begitu banyak  jadwal untuk ketemu banyak orang. Jadi, Magrib ini puji syukur akhirnya berjalan dengan baik insya oloh cukup baik.

Jadi, selamat menunaikan ibadah Tarawih dan Shaum.

Yudha Bagus

Senja berarak menuju barat, tapi aku melihatnya ke selatan.
Mengajak awan yang meninggalkan putih untuk berganti hitam.
Melampiaskan marahnya dari enam jam yang lalu.
Saat mereka masih berlindung dari kabut yang tebal itu.

Sungguh, aku takut dengan malam
Sungguh aku takut malaikat subuh datang
Sungguh aku rindu sayapnya yang melindungi
Sungguh aku rindu matanya yang berlari

Aku merindukan hujan yang tidak menjatuhkan air, hanya dingin yang menusuk mu,

Yudha Bagus

Beberapa jam lagi, hingga nanti tengah malam, saat tempat besar itu dipadati orang, saat semua orang ikut bahagia. Cheers! tahun ini udah sampe 15 Tahun. Hebat ya.

Dibelakang kehebatan itu, banyak orang keren yang dulu bikin nama, gambar ruangan, bangun konsep, visi.

Pasti ditahun pertamanya mereka sangat bekerja keras, bahkan jarang pulang untuk nemuin ranjang mereka yang jarang ditiduri, cuman jam tembok yang selalu memburu untuk segera berkemas, bahkan meski baru saja memakirkan kendaraan mereka di depan rumah.

Tahun kelimabelas ini, kami?
heuheu, bukan apa apa, kami cuman pelaksana kerjaan yang udah dibuat 16 tahun lalu, mungkin. Kalo mungkin ada orang bijak bilang, lain dulu lain sekarang. Tapi btw sejarah itu keren.

Terimakasih untuk orang orang yg terlibat dalam lingkungan CHEERS! sejak tahun pertama hingga hari ini. Kalian orang hebat.

Selamat ulang tahun CHEERS!.
Saya bangga.

CC.
Mr. Teguh
Makasi mas, udah ngasih kesempatan kedua di Cheers! (September 2005)

AKu suka warna merahnya rambu rambu lalu lintas kok. Aku juga merasa ga keberatan mengulang ngulang baca stiker, plat nomer, tulisan yg dibuat pake jari di dinding yg kotor, Aku rela liat pramusaji mengantarkan makanan ke meja lain, meski mereka datang dibelakang ku. Aku ga akan menggerutu kalo ketinggalan kereta.

Mengantri itu nikmat.
Jadi penasaran pengen tau rasanya merebut start dibelakang garis zebra cross, rasanya makanan datang duluan, rasanya menjadi mereka apa yang dilakukan untuk mereka.

Semoga besok, bisa motong kendaraan lain, bisa ambil makanan orang lain, bisa tau pagi sebelum malaikat subuh pulang, bisa memakan buah sebelum digerogoti ulat, bisa mengeringkan badan sebelum hujan datang, tertawa sebelum OVJ selesai jam 21.30, menyiapkan bekal yang cukup sebelum malaikat membunuh ikatan dunia mu.

Pejamkan mata, kemudian kamu akan tulus untuk terpejam
Sejenak kamu biarkan napas mu menghirup lebih banyak oksigen
Tutup mulutmu dan keringkan tenggorokan
Dan biarkan malam datang untuk menyelam

Biarkan aku menjadi matamu
Biarkan aku menjadi paru paru mu
Biarkan aku menjadi bibirmu
dan biarkan aku mengambil pagi mu

aku sangat kamu

Yudha Bagus

Aku lihat bunga diatas daun yang mengambang di permukaan
Warnanya tidak mencolok seperti disekitarnya
Sesekali serangga menyentuhnya
Dia hanya menerima dan menjatuhkan tarian kesepian

Setelah malam sesaat bulan separuh menjatuhkan di permukaan
teratai ini belum pernah memantulkan
serangga yang lain pun menancapkan durinya di daun
sehingga dia tau kapan harus nada nya mengalun

===================

kamu hanya butuh segelas air yang penuh hingga permukaan
dan ga ada orang yang mengganggu

Surabaya, Bumi Surabaya
Yudha Bagus

Menangisi untuk orang orang yang melemparkan benda benda keras ke orang orang lain. Membakar rumah rumah yang setiap hari dilewati. Mengencingi jalanan. Atau merusak gambar gambar bagus yang telah dibuat dengan upah sedikit.
================================================

Disamping perumahan, ada jembatan yang dikolongnya ada jalur kereta api, lurus membelah utara dan selatan, mengeluarkan suara yang hampir terdengar dari tembok belakang rumah kalo kereta nya lewat.

Kamis bulan ini,
Bapak Harry Ulang tahun, selamat kau telah membuat saya belajar mengerti gimana untuk menjadi tangguh sebagai seorang lelaki. Dua jam lalu saya coba menghubungi mu, tapi hanya ada suara nada sambung saja. lalu, kusampaikan pesan chat lewat Ayu.

==========

Ada suara gaduh dari level ke dua dibawah anak tangga yang biasanya kami lewati, ada tetes air yang tertinggal di bibir gelas, ada nama dia saat matahari mulai jatuh dan bulan separuh menusuk langit yang hitam. Kutebaskan bulu ayam ini di pinggangnya agar lututnya bergetar dan menangisi dosanya.

Karena seseorang akan membutuhkan gelas untuk mengaduk sup diantara lebarnya loyang. dan memasukan cairan panas untuk tenggorokan mu yang kering kesakitan, ga ada yang mau dengar, karena saya hanya akan melihat, mengadukan pada alat perekam suara,
bahwa saya pernah berada di pagi hari dengan sinar yang lebih menawan. Bangun, sebelum hewan piaran mu terbangun. Ini penting.

====
Trckbll#10
Yudha Bagus

Aku Cinta Padamu, Sungguh, Aku Cinta Padamu.
Harum kayak yang mereka sebarkan, tapi tidak untuk mu.
Wangi nya untuk aku saja.

Love mabelle
Yudha Bagus

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.