OOwh Sakit!

Sariawan dari kemaren sampe sekarang, belum sembuh sembuh, emang kata temen harus nghindarin makanan yang pedas atau berbau cuka atau gorengan. tapi gimana lagi, godaan buat makan gorengan ditambah cabe rawit sangat mantaf!! haha!

sempet nyari nyari di paman Google, ada beberapa tulisan bagus. aku sharing yaaa, supaya kalian ga nyampe ngerasain rasa sakit ini.

yang pertama!!

Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, namun sariawan sangat mengganggu.

Sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut yang buruk, pemasangan gigi palsu, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, dan kondisi tubuh, seperti adanya alergi atau infeksi.

Sariawan identik dengan kekurangan vitamin C. Kekurangan vitamin itu memang mengakibatkan jaringan di dalam rongga mulut dan jaringan penghubung antara gusi dan gigi mudah robek yang akhirnya menyebabkan sariawan. Namun, kondisi tersebut dapat diatasi jika kita sering mengonsumsi buah dan sayuran.

Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar yang terkadang menyebabkan penderita sulit untuk menelan makanan, dan bila sudah parah dapat menyebabkan demam. Gangguan sariawan dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi yang masih berusia 6-24 bulan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa faktor psikologis (seperti emosi dan stres) juga merupakan faktor penyebab terjadinya sariawan. Kondisi lainnya yang diduga memicu sariawan yaitu kekurangan vitamin B, vitamin C, serta zat besi; luka tergigit pada bibir atau lidah akibat susunan gigi yang tidak teratur; luka karena menyikat gigi terlalu keras atau bulu sikat gigi yang sudah mengembang; alergi terhadap suatu makanan (seperti cabai dan nanas); gangguan hormonal (seperti sebelum atau sesudah menstruasi); menurunnya kekebalan tubuh (setelah sakit atau stres yang berkepanjangan); dan adanya infeksi oleh mikroorganisme.

Sariawan dapat diredakan dengan menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung?antibiotika dan penghilang rasa sakit), obat tetes, maupun obat kumur. Saat ini, sudah banyak tersedia pasta gigi yang dapat mengurangi terjadinya sariawan. Jika sariawan sudah terlanjur parah, dapat digunakan antibiotika dan obat penurun panas (bila disertai dengan demam). Sariawan umumnya akan sembuh dalam waktu 4 hari. Namun, bila sariawan tidak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter, karena hal itu dapat menjadi gejala awal adanya kanker mulut.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya sariawan, antara lain yaitu menghindari kondisi stres; sering mengonsumsi buah dan sayuran, terutama yang mengandung vitamin B, vitamin C, dan zat besi; menjaga kesehatan atau kebersihan gigi dan mulut; serta menghindari makanan dan obat-obatan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut.

Yang Kedua

Ditulis tanggal 12 August 2007 pukul 09:08 oleh Fadli Wilihandarwo
Sariawan Ternyata Ga’ Perlu Pake Obat
Kesehatan

Sariawan (seriawan) merupakan salah satu keluhan pada mulut yang umum terjadi Indonesia. Sariawan yang sering kita alami tidaklah sama dengan “scurvy“. Dan sariawan juga bukan merubah prekursor (gejala yang mendahului) dari scurvy. Karena scurvy pada zaman sekarang sudah sangat jarang terjadi di dunia.

Apa itu scurvy ?

Scurvy dahulu terjadi ketika orang-orang Eropa berlayar selama berbulan-bulan lamanya untuk berpetualang dan mengambil rempah-rempah yang sangat berlimpah di Asia. Karena berada di atas lautan selama berbulan-bulan, maka para awak kapal tidak bisa mengkonsumsi sayur dan buah. Akibatnya tubuh mereka kehabisan total vitamin C. Padahal kita tahu vitamin C ini sangat dibutuhkan oleh seluruh sel-sel hidup agar dapat berfungsi dengan baik. Makanya timbullah luka-luka pada berbagai tempat, misalnya pada mulu, gusi, dan lidah. Tak hanya itu, selaput lendir mata, usus, hidung, serta kulit juga menunjukkan gejala yang sama.

Melihat keadaan demikian, seorang dokter kapal Inggris, James Lind (1747) berusaha meniliti kenapa keadaan demikian bisa terjadi. Lantas ia mengadakan percobaan di atas kapal tersebut dengan memberi makan separuh dari awak kapal dengan 2 jeruk orange dan sebuah lemon setiap hari. Ternyata kelompok yang diberi makan jeruk ini tidak terserang scurvy, sementara yang tidak diberi buah mengalami sakit. Kemudian ia menyimpulkan bahwa kekurangan vitamin C-lah penyebabnya.

Dan sekarang, kondisi seperti di kapal tersebut hampir-hampir tidak pernah terjadi lagi. Namun, masyarakat tetap makan vitamin C (kadang-kadang dosis tinggi) untuk mengobati atau mencegah sariawan. Padahal, tidak terdapat bukti ilmiah bahwa sariawan (biasa) dapat disembuhkan oleh vitamin C. Walau memang benar, vitamin C sangat diperlukan oleh tubuh kita. Dan alam telah menyediakannya secara berlimpah dalam tomat, jeruk, paprika, cabai, serta berbagai jenis buah dan sayuran dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Dan biasanya sariawan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari bila makanan yang merangsang seperti cabai, cuka, dan yang bersifat asam dihindari untuk sementara.

Dan sebaliknya, ada kecurigaan bahwa vitamin C dosis tinggi (terutama yang dilumatkan dalam mulut) dan makanan yang pedas serta asam merupakan penyebab bahkan memperpanjang sariawan. Banyak laporan yang menyatakan orang-orang yang memakan jeruk asam dari Australia (yang banyak di jual di Indonesia), biasanya langsung terserang sariawan. Dan bila dilakukan challenge test (diberi lagi) sariawan akan timbul lagi.

Namun ada faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan sariawan, diantaranya adalah gigi geraham yang runcing karena patah atau karsinoma.

Dipasaran sekarang tersedia berbagai macam obat untuk mengurangi rasa sakit akibat sariawan. Ada yang berbentuk sirup maupun salep oles. Pilihan kembali kepada Anda, mau menunggu beberapa hari untuk hilangnya sariawan (dengan tidak makan-makanan yang merangsang tentunya) atau membeli obat di apotek karena merasa mengganggu aktifitas sehari, itu terserah Anda.

Yaa begitulah kata mereka, semoga ga sampe kena Si SARIAWAN  ini, mendingan Sari aja atau Sariawati atau apalaah gitu.

hmmm, Peace out!

Oooowh, pediiih!

0 Responses to “OOwh Sakit!”



  1. No Comments Yet

Leave a Reply




3 Bintang Kecil

3 sinar kecil dari bintang yang kecil, mereka membuat aku berlari, sampe sekarang.
.

harihari

February 2009
S M T W T F S
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728

beberapa dari sini

Tempat Kerja saya

Iklan!


Masukkan Code ini K1-8296Y3-7
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com