Akhirnya bisa pulang ke Pasirhayam juga, rumah kecil milik orang tua yang biasa kami sebut istana. Senangnya bisa ngrasain sinar matahari pagi yang masuk lewat jendela kamar ku kamar Pras, saudara lelaki kandung.
Diawali dengan sambutan mama di depan rumah, aah! sudah kuduga, pasti air matanya langsung keluar, tapi senyum manisnya keluar tulus. Saya pun memelukya, mencium pipi nya dan ikut ikutan kebawa rasa haru, setelah itu berurut menuju Bapak, adik Agil dan Adik Ayu. Pras masih berada di sekolah.
oh ya. saya tidak sendiri, saya mengajak Ayumi berangkat dari Purwokerto untuk ke Istana kami.
Masih nanggung untuk menikmati 4 hari di Pasirhayam, masih butuh banyak waktu untuk menikmati kebersamaan ini.
Semoga cepat bebas Waktu bebas Kesehatan dan bebas Keuangan.
banyak salam untuk lovely Pasirhayam, temen temen Cianjur, dan Cianjur.
Yudha Bagus
Akhirnya bisa pulang ke Pasirhayam juga, rumah kecil milik orang tua yang biasa kami sebut istana. Senangnya bisa ngrasain sinar matahari pagi yang masuk lewat jendela kamar ku kamar Pras, saudara lelaki kandung.
Diawali dengan sambutan mama di depan rumah, aah! sudah kuduga, pasti air matanya langsung keluar, tapi senyum manisnya keluar tulus. Saya pun memelukya, mencium pipi nya dan ikut ikutan kebawa rasa haru, setelah itu berurut menuju Bapak, adik Agil dan Adik Ayu. Pras masih berada di sekolah.
oh ya. saya tidak sendiri, saya mengajak Ayumi berangkat dari Purwokerto untuk ke Istana kami.
Masih nanggung untuk menikmati 4 hari di Pasirhayam, masih butuh banyak waktu untuk menikmati kebersamaan ini.
Semoga cepat bebas Waktu bebas Kesehatan dan bebas Keuangan.
banyak salam untuk lovely Pasirhayam, temen temen Cianjur, dan Cianjur.
Yudha Bagus
mereka bilang