Bayang Putih
1 Aku memanggilmu dengan yakin
Orang yang dibalik cermin warna putih
Matanya sayu kemudian menjatuhkan bayang
Melipat selendang dilehernya, tentunya warna putih
2 Aku memanggilmu dengan harap
Seorang yang didepan cermin
Matanya melihat mataku
Sedang tangan kirinya menyentuh kananku
3 Aku dipanggil dengan mesra
juga dekapan mungil dari belakang
Tentunya dengan dorongan kuat
tetapi aku tak melihatnya
4 dimana mereka berada
apakah mereka melihatku
bayang yang kian memanjang dan gelap
tubuh yang ditarik angin laut
12 Okt 2k3. 10.17pm
Lakilaki, bulan separuh, mereka
1 aku butuh bulan separuh
Cahaya yang kecil di ujung langit
Berwarna diantara hening yang gelap
Menjauhkan diri dari daun yang jatuh
2 Aku lakilaki yang membutuhkan bulan separuh
Agar memastikan sudut yang aku cermati
Ataukah hanya putih biasa
Meski kamu melihat bulan yang sama seperti ini
01.50 pm
Utami Wulandari vii
1 Untuk melihat dari kejauhan
Bukan Imajinasi milik kemaren
Gambar dengan selendangnya
Kain dan warna yang masih putih
2 Pun kejaran lambat dan terang
Kepakan malaikat subuh yang jatuh
suara yang muncul dari buliran embun pagi
Serta saat maling akan pulang
3 Betulkah waktu ini aku selalu berarti
meski dilihat dari jauh dan penuh
Sedang aku belum mengenal kain rajutan milik Utami Wulandari
Tepuklah pundakku dibalik penantian sinar terakhir
 Utami Wulandari IX
Katakan untuk kamu sendiri
Biar pikiranmu lebih memikirkan kamu
Lepas semua bentuk ragu kecil milikmu
Meski kamu belum mengerti
Tempat dan Waktu saat kita melihat satu sama lain
ak ak ak
18 march 2k4
mulai isya
Sebagian Permintaan sebagian pengakuan
1 Mampukan aku bangun saat subuh
Bersama ribuan kepakan malaikat subuh
mampukan aku terbang
Mengelus rambut belakang
2 Aku, terlalu kasar untuk kamu
meski sering mengasari dirimu sendiri
aku lupa
aku kadang lupa hatihati
3 Pun aku mampu hidup tanpa kamu
aku pun mampu bernafas
beberapa titik lain kamu menang
aku akan merindukan
4 Perempuan kehidupan lain
lakilaki kehidupan lain
aku bilang
Bukalah mata, ingat Tuhan dan ingatkan aku
Saat Bodoh
1 Malam ini masih sore
Beberapa orang melihat satu sama lain
Membedakan warna pupil satu sama lain
Ketika aku dalam malam masih sore
2 Malam kemaren dengan lampu kota
Berwarna kuning tua
Menitari jalan membentuk warna
Hitamnya malam hingga tiba
3 Dan damailah aku
ketika bulan separuh muncul
Berada diatas kepala
tak mampu membayangi mu
30 July 2k4
angsana 49
Kesembilannya Januari
2Aku masih peduli
Tentang turunnya malam yang terlambat
Apalagi senja masih muda
Betah dengan hawa hangatnya
3Aku masih memikirkan
Pelukan dingin milik sore Februari
Hentakan keras dari rambutnya juga
Mungkin aku terapung saat itu
4tapi bolehkah dia menjauh
meninggalkan kamu diantara lembayung
Meski dia masih ingin memiliki
Sayang, lagilagi malam datang
Sebelum 10 Februari




0 Responses to “sebelum pagi”